sepenggal kisah


Meraba arti mendung sore ini...bukankah hujan yang ku tunggu??Untuk melihat pelangi yang lama bersembunyi…
Sore  ini mendung, boleh aku bertanya?apa yang kini kau pikirkan tentangku??tentang sahabat kecilmu?tentang ku??walau kini kau berubah..aku yakin kau masih ingat siapa aku....Jikapun lupa itu karena tuhan tak ingin aku tinggal terlalu lama dalam benakmu.
Sobat semoga tak pernah ada benci antara kita....lalu benang merah yang pernah menghubungkannya walau samar terlihat...jangan khawatir jarak yang.membentang ini akan membantu tuk mengurainya,..bahkan memutuskannya...dan tentang bara yang lepas kendali waktu itu...tentang ketegangan kala itu.... dan tentang bunga yang nyaris mekar boleh dikenang bila kau ada waktu untuk mengingatnya..
ketika ia datang,aku bersembunyi di balik perasaaan itu
Saat ia ucapkan kat itu, aku diam...
Lalu,saat ia perlahan menjauh,aku mulai merasakan sesuatu
saat ia menghilang,...aku tahu satu hal
Cinta memang benar...ia ada walau kita tak mampu menyadarinya”,
 "sahabat kecil"

Ia lipat lipat kertas itu...membentuk perahu...seperti yang pernah di ajarkan ketika ia TK dulu,ia juga ingat ketika SD ,menunggu hujan reda tuk melayarkan perahu kertas mereka..bahkan tak jarang mereka bermain bersama...balap perahu..ya itu dulu. Ia hanyutkan....perahunya berlayar sendiri...jauh...makin jauh....ia tinggalkan ...seperti ia akan meninggalkan tempat ini esok pagi....ia akan kembali kesana...tanpa bisa mengucap maaf..tanpa bisa bertemu dan menjelaskan semuanya...semoga perahu kertas itu sampai pada suatu tempat...tempat dimana ada yang bisa menerimanya...ia terus melangkah...sore beranjak malam....menunggu matahari terbit adalah saat mendebarkan baginya..karena mentari esok akan mengantarkannya ke suatu tempat yang jauh dari pulau ini....dan mungkin akan kembali setahun lagi...ia akan rindu...sore seperti ini..sore setelah hujan...agar perahunya tetap bisa berlayar...walau ia berlayar sendiri...demi sebuah kisah yang dibawanya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman hamil dan melahirkan di Jepang (part 1)

Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Resep Masakan Jepang, Tempura dan Somen