catatan waktu


Desember  ...untuk hariku yang masih berputar melindas waktu....
Untuk apa air mataku yang jatuh malam ini?? Untuk siapa air mataku yang jatuh malam ini?? Coba pertanyaan yang seharusnya dijawab hati kecil ini malah diam bisu. Sudah kering kerongkongan ini tuk setiap kata yang ia teriakkan walau hanya dengan gema di alam bawah sadarnya. Mungkinkah ini jawabannya: untuk bahanku yang belum terjamah sedikitpun??..duhh,,.semiris itukah nasibku?? Oke baiklah aku paham itu kelalaianku. Tapi pengertian atas kewajiban itu mengapa terasa terabaikan?? Ya allah akukah makhluk-MU yang paling lemah malam ini? Tak apa mungkin memang itu kenyataannya. Pun benar bahwa apa yang kita inginkan belum tentu dapat kita peroleh dengan mudah. Bahwa ketahuilah perjuangan juga punya nilai seni untuk dinikmati.
Malam pun beranjak pekat...
Belum satupun tangan ini mengerjakan sesuatu yang bernilai..haruskah diri ini sibuk dengan sesuatu yang tak peting?? Tangis? Kessalll...
Ampuuuuunn ya rabb.. salahku tadi sore. Aku malu tuk menyebutnya sebagai salah.. tepatnya itu dosaku ya allah. Tak sewajarnya hati ini berbuat seperti ini. Ya allah boleh tanya sesuatu?? Apakah ada makhluk sepertiku? Yang hatinya terlalu gampang ternoda? Yang hatinya gampang terluka? Yang hatinya gampang bahagia atas sesuatu yang abstrak? Yang hatinya gampang terbuai? Yang hatinya lemah? Lemah mempertahankan imannya?? Ya allah adakah mahluk sepertiku yang terlalu mudah mengatakan bahwa itu indah? Itu benar??? Adakah ya allah?? Atau hanya aku??
Punya keberanian tuk menaklukkan rasa takut. Ok ku sudahi. Kurasa tak baik berlama-lama mendekam diri dalam sekam seolah tak ada celah tuk mentari hari esok. Cukup disini.........

** i think life is all about how you let the  bad days change you.  how much you take out of the experience
- conner layne ( the art of travel) **


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman hamil dan melahirkan di Jepang (part 1)

Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Resep Masakan Jepang, Tempura dan Somen