Search This Blog

Saturday, June 3, 2017

Kawaski City Libraries

Summer, 2017,..

Siang tadi aku berkunjung ke perpustakaan kota Kawasaki tempatku tinggal. seorang teman Jepang mengajakku kesana. Ajakannya kusambut baik karena aku memang lagi nyari sesuatu yang baru nih, semacam tongkrongan baru dimusim panas ini, dimana ngadem disuatu tempat sambil mengerjakan sesuatu sepertinya lebih menarik dibandingkan dirumah terus hehe. 

Oiyaaa, semenjak di Jepang, terlebih ketika sudah punya anak, aku mulai tertarik untuk explore buku buku terutama buku-buku anak. hal ini juga mungkin ada pengaruhnya dari pergaulanku sehari hari dengan ibu jepang terutama grup ibu ibu GLOBISH (semacam International Kids Community, yang beranggotakan orang Jepang dan beberapa orang Indonesia termasuk aku). nah disana aku mulai belajar sedikit bahwa membacakan buku itu seperti sesuatu yang sudah membudaya bagi mereka. mengajak anak membaca sedini mungkin dengan berbagai macam jenis bacaan anak anak. dan yang menariknya lagi buku buku anak di jepang ini sungguh interaktif, tidak satu arah tapi ada aktivitas di dalamnya. waaah ini hal baru sekali bagiku. 

Akupun mulai meminjam beberapa buku anak (yang amat sangat gampang kubaca tentunya, yang masih menggunakan huruf katakana dan hiragana dan tidak banyak teks hehe) di Chidren center tempat bermain anak anak jepang di daerah tempat tinggalku. ada beberapa buku anak yang berbahasa inggris  tapi jumlahnya sangat terbatas. 

Balik lagi ke janjian siang tadi. Yuki chan mengajakku ke perpustakaan kota ini yang kebetulan tempatnya tak jauh dari rumahku. Ia katanya sering kesana meminjam buku. ada banyak buku anak dan buku dewasa, dan ada banyak koleksi buku berbahasa inggris juga katanya. menarik nih.

Aku dan Yuki chan menuju perpustakaan, Sou chan anaknya Yuki tertidur pulas di stroller. aku agak khawatir nih megumi berisik di dalam. secara perpustakaan kan area yang di jaga keheningannya. semoga bisa diam ya Gumi ☺❤.

Perpustakaannya luas, bersih dan rapi, dan dipojok sayap kanan ada kids area, yang merupakan tempat baca anak- anak. Hmm, enak nih tempat ngadem sambil baca buku hehe. 

Kami menuju meja staff dan melapor bahwa aku pertama kali datang kesini dan minta dibuatkan kartu perpustakaan. Prosedurnya mudah yaitu :

1. Tunjukkan resident card 
2. Isi formulir yang diberikan petugas (isianya sesuai dengan yang tercantum di resident card)
3. Serahkan pada petugas kemudian tunggu verifikasi. tak lama kartupun jadi
4. Sebagai orang asing, maka petugas akan menjelaskan sedikit tentang aturan peminjaman buku di perpustakaan. kemudian user's guide nya diserahkan ke kita untuk dibaca lebih lanjut. 

Yuki chan kemudian memanduku menuju rak buku anak yang berbahasa inggris. ada beberapa rak dan cukup banyak koleksinya. koleksi buku dewasa juga lumayan banyak. Alhamdulillah ya, kalaupun tidak buku Indonesia, maka buku bahasa Inggris inipun jadi (sambil belajar hehe). karena sejujurnya level bahasa jepangku yang memang belum masuk level manapun alias masih buta kanji, membuatku suli untuk membaca buku buku bahasa jepang kategori dewasa. Jangankan buku dewasa, buku anak saja masih terbatas untukku pahami (tapi bagaimanapun tinggal di Jepang harus bisa bahasa jepang agar interaksi dengan agar lokal lebih terasa sih menurutku). GANBATTE NE ya maak, harus masuk level nih taun ini (amiin☺☺☺)

Aku berniat meminjam buku sekitar 5 atau 6 buku dulu deh (3 buku anak campuran inggris dan Jepang, 3 lagi buku dewasa berbahasa inggris) karena durasi waktu meminjam hanya 15 hari dengan jumlah maksimal 10 buku. Cukuplah dulu lah yaa. Syukur2 tamat semua (masih dalam tahap proses manajemen waktu nih antara urusan rumahtangga dengan urusan diri termasuk belajar dan mengupgrade ilmu ini penting dan ada waktunya, semacam mamakproduktivetime begitu hehe).

Diperjalanan pulang, aku iseng bertanya pada Yuki berapa buku yang dia pinjam. 10 buku katanya. wow banyak ya ujarku. Aku jadi penasaran kapan ia membaca buku-bukunya. Sewaktu anaknya tidur katanya. Wow really?? aku hampir setiap anak tidur, akupun ikut jatuh tertidur wkwkw, maka dari itu targetku untuk menamatkan minimal 2 buku saja sebulan itu belum tercapai. tapi setidaknya jawaban Yuki kemudian membuatku tersadar bahwa ternyata bisa loh membaca hampir 10 buku dalam 15 hari (termasuk buku anak yg mungkin tidak membutuhkan waktu lama untuk membacakannya kepada anak). Ya, hari ini ada satu catatan penting bagiku kalau membaca itu adalah kebutuhan sehari hari. yaps arigatou Yuki chan☺❤❤


Suka sekali dengan kata kata Imam Syafi'i yang bunyinya begini "bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung perihnya kebodohan"

Semangat membaca, semangat belajar, agar kebodohan tidak pernah hadir dalam hidup kita☺☺☺☺






user guide




No comments:

Post a Comment

Hello 2018

Bismillah,... Lama nian tidak menulis di blog ini. Tapi malam ini sudah bertekad untuk menulis. Apapun itu alasannya. Ehehe. Karena hidup ...